Tulisan inspirasi tentang hipnoterapi, hening, dan mental health.

20 Jan 2026

Live Guided Relaxation 2026


Hari minggu yang lalu, saya mengadakan (yang pertama kalinya) Live Guided Relaxation di Zoom. Acara ini adalah sebuah kombinasi webinar dan bimbingan relaksasi secara live yang dimaksudkan untuk mengenalkan peserta pada sebuah pengalaman 'Body-Based Mindfulness Relaxation'.

Wuih, apa itu artinya?

Namanya mungkin terdengar heboh dan fantastis, tapi sebenarnya sih, artinya sederhana saja meski dampaknya tidak sesederhana itu. Body-Based Mindfulness Relaxation adalah bentuk relaksasi mindfulness yang berdasar pada pengalaman tubuh secara langsung.

Bukannnya mindfulness selalu berhubungan dengan tubuh? 

Secara teori, mindfulness sering diartikan kemampuan untuk menyadari momen saat ini dengan penuh penerimaan dan tanpa penghakiman, termasuk di antaranya menyadari nafas yang keluar masuk, sensasi yang dirasakan di tubuh, suara, pikiran, atau emosi yang hadir. Namun, mindfulness tidak berhenti sampai di situ.

Mindfulness, secara umum, adalah kehadiran yang utuh dalam kondisi apapun, di manapun, saat sedang melakukan apapun. Seseorang bisa ada dalam kondisi mindful saat makan ketika ia benar-benar menyadari setiap suapan dan kunyahan, mengenali rasa makanan, serta tetap sadar akan lingkungan sekitarnya. Hanya menyadari dan menerima, tanpa mengkritik, menilai, atau menghakimi pengalamannya.

Beda dengan seseorang yang makan tanpa mindfulness; ia makan terburu-buru atau mungkin sambil melamun, pikirannya melayang kemana-mana setiap kali ia mengunyah atau menelan makanan, dan terkejut ketika tiba-tiba makanannya habis atau sebaliknya: tidak habis-habis.

Pada acara Live Guided Relaxation Minggu malam, saya mengajak peserta untuk mengalami langsung seperti apa rasanya ketika tubuh diizinkan tenang tanpa tuntutan apa pun, pikiran dibiarkan datang dan pergi, serta emosi dibolehkan muncul dan hilang sambil tetap berpegangan pada suara saya yang menjadi jangkar. 

Dari pengalaman ini, rasa aman muncul tidak dipaksakan dari luar tetapi muncul dari dalam tubuh itu sendiri. Ketika rasa aman hadir, tubuh secara alami mulai melepas ketegangan dan masuk ke kondisi relaks dengan sendirinya. Proses ini sekilas mirip dengan terapi Ericksonian, namun terdapat perbedaan yang cukup mendasar. Pendekatan Ericksonian memiliki tujuan yang lebih spesifik yaitu perubahan pola pikir, sementara relaksasi ini berfokus untuk menghadirkan relaksasi tubuh secara alami. Sehingga, perubahan positif dibiarkan tumbuh dengan sendirinya, perlahan, dan lebih stabil (topik ini akan saya bahas di tulisan lain ya).

Setelah bimbingan relaksasi selesai, peserta membagikan pengalaman tubuh mereka. Ada yang merasakan kesemutan di salah satu kakinya, ada yang terus bersendawa dan ada pula yang merasa sangat mengantuk. 

Saya menjelaskan bahwa semua respon tersebut sangat wajar dan merupakan tanda tubuh memasuki relaksasi dan mulai melepas ketegangan yang ttersimpan. Kalau proses ini dilakukan secara rutin, tubuh akan semakin mengenali kondisi relaks-sadar. Hormon stres pun berkurang dan perubahan positif terjadi secara alami. Bahkan, perubahan ini akan bersifat general (tidak spesifik pada aspek tertentu) dan menjadi bagian yang inheren dari diri: menyatu dengan cara tubuh dan sistem saraf berfungsi sehari-hari.

Acara kemudian saya tutup dengan membagikan audio relaksasi kepada peserta, agar dapat didengarkan kembali secara mandiri. Tema audio tersebut adalah 'Mental Block', namun seperti pengalaman relaksasi itu senediri, perubahan yang muncul nantinya akan menyesuaikan dengan kebutuhan utama tubuh masing-masing.

Saya sangat senang dan bersyukur bisa mengadakan acara ini. Rasanya seperti membuka pintu pengalaman baru bukan hanya untuk peserta, tetapi juga bagi saya sendiri sebagai fasilitator.

Ke depan, saya membayangkan bisa mengadakan pengalaman serupa dalam berbagai bentuk baik secara online maupun offline. Mungkin Healing Circle Mindfulness sambil mewarnai bersama, menyusun batu keseimbangan, atau aktivitas sederhana lain yang melibatkan tubuh dan kehadiran penuh. Sesudah itu, ditutup dengan live guided relaxation yang membuat pengalaman mindfulness terasa lebih utuh, membumi, dan benar-benar berkesan. 

 

Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Kenalan

Foto saya
Depok, Jawa Barat, Indonesia
Blog tentang ngobrol, crafting, keluarga, pengembangan diri, masak-masak.

Popular Posts

Hipnoterapi Online? Bisa!

Hipnoterapi Online? Bisa!
Griya Hijau Hipnoterapi - Layanan Hipnoterapi Mudah & Modern

Join Grup WA Sehat Ruang Hening untuk Free Live Zoom Healing Bulanan

Copyright © Rumah Vani | Powered by Blogger

Design by ThemePacific | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com